Kisah Jack Dorsey Dan Pembuatan Twitter

On Sunday, May 05, 2019
Jack Dorsey

Jack Dorsey

Jack Dorsey ia adalah salah satu dari tiga pendiri Twitter yaitu Biz Stone dan Evan Williams, ia lahir St Louis, Missouri pada tanggal 19 November 1976, ketika usianya menginjak 24 tahun ia memiliki ide yang sederhana pada benaknya untuk mengubah cara berkomunikasi secara social, ide yang akhirnya berubah menjadi apa yang kita kenal sekarang yaitu Twitter. Dari kecil Jack Dorsey sudah menunjukkan minatnya pada pengembangan perangkat lunak saat usia nya menginjak umur 14 tahun, ia menciptakan perangkat lunak open source aplikasi yang berhubungan dengan rute taksi dan kurir pengirimian.

Setelah ia kuliah di University of Missouri dan di New York, ia pindah ke California, pada saat itu suatu sistem instan itu benar-benar begitu mulai luar biasa, dengan AOL Instant Messenger layana yang sangat populer pada saat itu. Melalui pandangan dari Dorsey melihat hal ini dan bertanya-tanya apakah ia dapat menggabungkan ide-ide yang awalnya untuk menyediakan layanan pengiriman pesan status.

Pembuatan Twitter

Kisah Jack Dorsey Dan Pembuatan Twitter
Pada waktu itu Jack Dorsey merasa heran kenapa penggunaan pesan singkat bisa begitu populer. Jack Dorsey pun bertanya-tanya “Bagaimana jika Anda dapat berbagi status Anda dengan semua teman-teman Anda dengan mudah, sehingga mereka tahu apa yang Anda lakukan”. Namun tidak ada tanggapan pada masa itu. lalu, setelah memikirkan pertanyaan tersebut terus-menerus, akhirnya Jack Dorsey mendapatkan inspirasi untuk membuat sesuatu yang baru dan mengubah cara berkomunikasi secara sosial,  dimana orang bisa mengirimkan pesan singkat seperti SMS (short message service) yang dapat dikirimkan melalui internet.

Jack terus mengembangkan idenya tersebut dengan fokus membuat sebuah web atau platform dimana orang-orang bisa berbagi status mereka kepada teman-teman mereka tanpa harus payah menulis di blog. kemudian

Kemudian, Jack menemuka konsep dari sebuah layanan SMS berbasis kelompok yang dikembangkan oleh TXTMob. ia menganggap pesan teks berupa SMStersebut  dapat dimasukkan ke dalam konsep pesan status interaktif. lalu Jack Dorsey mendapatkan sebuah kata berupa “What Are You Doing?” yang menginspirasi Jack untuk dijadikan trademark dari setiap pesan status dalam Twitter nantinya. Pesan atau update status yang dikirimkan ke twitter di beri nama “tweet”.

Tak disangka Ide dari Jack Dorsey disambut baik oleh Evan Williams seorang mantan eksekutif perusahaan Google, dengan memberikan dana investasi untuk mendirikan perusahaan sehingga ide Jack Dorsey itu dapat terwujud. Dan pada Agustus 2010 diluncurkanlah twitter.com dengan konsep micro-blog.

Perkembangan Twitter

Kisah Jack Dorsey Dan Pembuatan Twitter
Pada perkembangannya situs microblogging ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Pada tahun 2009 – 3 tahun sejak didirikan – Twitter menjadi salah satu situs yang paling populer di dunia world wide web, ini diteliti oleh sebuah lembaga penelitian web Alexa’s Web Traffic Analysis. Pada tahun yang sama, blog Compete.com juga memasukkan Twitter dalam 3 situs jejaring sosial yang paling banyak digunakan orang, hal ini berdasarkan perhitungan dimana mereka mencatat ada 55 juta pengguna internet yang mengunjungi Twitter setiap bulannya.

Meski berbasis di AS, 77 persen pengguna Twitter bukan berasal dari AS itu sendiri, di mana 33 persennya masih didominasi oleh Asia Pasifik. Sementara itu, Amerika Latin menjadi wilayah dengan pertumbuhan pengguna Twitter tercepat di dunia.

Untuk perkembangan pengguna twitter menurut laporan dari Britagar.id, Pada 2010 jumlah pengguna aktif akun Twitter sebanyak 68 juta. Jumlahnya menjadi 117 juta pengguna pada 2011. Lalu tahun 2012 ditutup dengan 185 juta pengguna. Angka itu terus naik menjadi 241 juta pengguna hingga penghujung 2013. Angkanya melonjak lagi menjadi 288 juta pengguna pada 2014. Pada 2015 mencapai 305 juta pengguna dan pada  2016 angkanya meningkat menjadi 310 juta

Namun pertumbuhan penguna Twitter semakin hari mulai melambat. hal ini mungkin dikarenakan sedikitnya inovasi dari twitter dan membludaknya persaingan dibidang jejaring sosial.