Jeff Bezos Pendiri Sekaligus Pemilik Amazon

On Saturday, May 04, 2019
Jeff Bezos

Jeff Bezos

Pria yang bernama asli Jeffery Preston Jorgensen ini lahir di Albuqureque, New Mexico, Amerika Serikat pada tanggal 12 Januari 1964. Ia merupakan keturunan dari penduduk asli di Texas yang mempunyai lahan seluas 25 ribu hektar dimana pada tahun 2015 Bezos adalah pemilik lahan terbesar di Texas. Ia mendapatkan nama Bezos ketika ibunya kembali menikah dengan seorang pria Kuba yang berpindah ke Amerika Serikat ketika Jeff masih berumur 4 tahun. Masa kecil Jeff sendiri dilalui layaknya seorang anak Texas pada umumnya dimana di musim panas ia membantu kakeknya untuk mengurus peternakan seperti memvaknisasi sapi, dan memperbaiki kincir angin.

Baru di tingkat universitas, rasa cinta Jeff pada bidang komputer mulai terlihat. Ia juga memilih untuk berpindah dari bidang sains ke jurusan komputer dan lulus dengan kehormatan summa cum laude di Universitas Princeton. Alhasil ia memulai karir dengan bekerja di Wall Street dalam bidang komputer dan kemudian bertugas membangun jaringan perdagangan internasional untuk sebuah perusahaan yang bernama Fitel. Ia sempat menekuni beberapa pekerjaan lain sebelum mendirikan Amazon.com pada tahun 1994. Ternyata rencana bisnis yang ia buat untuk Amazon dibuat dalam waktu singkat ketika ia sedang perjalanan dari New York menuju Seattle dengan menggunakan mobil.

Awalnya Jeff menjalankan Amazon sebagai toko buku online dari garasi rumahnya di Seattle. Sebelumnya ia juga telah melakukan riset dengan membuat daftar 20 perusahaan mail order teratas dan mengamati bahwa tidak ada penerbit buku didalamnya. Jeff yang melihat hal ini kemudian sadar betapa besarnya peluang ini dan memanfaatkan teknologi internet, langsung melakukan upaya lobi – lobi dengan beberapa penjual buku. Dengan usahanya ini kemudian Amazon.com mulai melakukan uji coba pada Juni 1999 dan berkembang sampai bisa merambah 45 negara dimana saat ini Amazon.com tidak hanya melayani penjualan buku melainkan juga segala jenis barang yang memungkinkan untuk dijual.

Kesuksesan dari seorang Jeff Bezos sendiri tidak lepas dari investasi awal orang tuanya yang memberikan tabungan pensiun mereka sebanyak $300 ribu pada Jeff. Akan tetapi memang melihat naluri Jeff dalam bisnis membuat orang tuanya menjadi yakin dan hal ini juga terbukti dari nilai kekayaan Jeff saat ini yang mencapai $59,5 miliar.  Dalam biografi Jeff Bezos yang beredar memang memberikan bukti bahwa Jeff adalah salah satu orang terkaya di dunia.

Walau demikian, sempat beredar kabar miring dalam biografi Jeff Bezos karena New York Times pernah menerbitkan kabar yang menyebutkan betapa tidak manusiawinya Jeff Bezos. Kini Jeff tinggal bersama dengan istri MacKenzie Bezos dan memiliki satu anak perempuan dan tiga orang anak laki – laki.

Masa Kecil

Bezos lahir pada 12 Januari 1964 di Albuquerque, New Mexico, dari pasangan Jacklyn Gise Jorgensen dan warga Chicago Ted Jorgensen. Setelah bercerai dengan Ted, Jacklyn menikahi imigran Kuba bernama Miguel "Mike" Bezos pada April 1968, dan mengadopsi Jeff serta mengganti marganya menjadi Bezos.

Setelah Bezos menjadi remaja, keluarganya pindah ke Miami di mana dia bersekolah di SMA Miami Palmetto sambil bekerja di restoran cepat saji McDonald's. Dia mengikuti Program Pelatihan Sains Siswa di Universitas Florida, meraih penghargaan Silver Knight pada 1982 serta Beasiswa Merit Nasional. Pada 1986, dia lulus dari Universitas Princeton sebagai Sarjana Sains di bidang teknik listrik dan sains komputer dengan nilai rata-rata 4,2.

Setelah lulus, Bezos mendapat tawaran dari sejumlah perusahaan teknologi besar seperti Intel, Bell Labs, maupun firma konsultasi Andersen Consulting. Dia pertama kali bekerja di Fitel, startup di bidang telekomunikasi finansial dengan tugas membuat jaringan internet bagi perdagangan internasional. Dia kemudian berpindah pekerjaan antara lain di Bankers Trust, hingga perusahaan investasi DE Shaw & Co yang baru didirikan pada 1990.

Mendirikan Amazon

Jeff Bezos
Pada akhir 1993, Bezos memutuskan untuk menjual buku secara daring. Dia meninggalkan pekerjaannya di DE Shaw dan fokus merintis usahanya sendiri. Bersama sejumlah karyawan, dia mendirikan Amazon.com pada 5 Juli 1994 di garasi rumah. Nama Amazon sendiri diambil dari Singai Amazon di Amerika Selatan. Dia memulai usaha itu dengan menginvestasikan dana sebesar 300.000 dollar AS, sekitar Rp 4,2 miliar, yang berasal dari orangtuanya.

Kepada para investor awal, Bezos sudah memperingatkan mereka bahwa ada terdapat 70 persen peluang Amazon bakal kolaps dan bangkrut. Perusahaan itu melesat bak meteor tanpa adanya pemberitaan pers yang cukup. Amazon menjual buku di AS dan 45 negara dalam waktu 30 hari. Dalam dua bulan, penjualan mereka mencapai 20.000 dollar AS, atau Rp 281,1 juta, per pekan. Di atas perkiraan Bezos dan timnya.

Amazon.com go public tiga tahun berselang di mana para analis meragukan apakah perusahaan tersebut bakal bertahan sendiri. Dua tahun kemudian, bisnis Amazon tidak hanya bertahan. Namun juga mengungguli setiap pesaingnya dan menjadi pemimpin e-commerce. Bezos terus melakukan diversifikasi usaha Amazon dengan menawarkan penjualan CD serta video pada 1998, diikuti pakaian, mainan, dan barang elektronik.

Ekspansi Bisnis di Sektor Lain

Pada September 2000, Bezos mendirikan perusahaan startup yang berbasis di luar angkasa Blue Origin. Sudah lama dia tertarik pada perjalanan luar angkasa. Pada November 2015, Blue Origin sukses meluncurkan wahana orbit New Shepard dan berhasil mencapai ketinggian yang ditetapkan, 100,5 km, sebelum kembali ke Texas Barat.

Sebelumnya pada 5 Agustus 2013, dia membeli harian The Washington Post dan publikasi lain yang berkaitan dengan The Post senilai 250 juta dollar, atau Rp 3,5 triliun. Dia juga berinvestasi di sektor layanan kesehatan seperti Unity Biotechnology, Grail, Juno Therapeutics, and ZocDoc. Pada 30 Januari 2018, Amazon, Berkshire Hathaway, dan JPMOrgan mengumumkan berencana membangun sebuah perusahaan layanan kesehatan.